A. Fungsi Media
Menurut Hamalik, pemakaian media pembelajaran dalam
proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru,
membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar dan bahkan membawa
pengaruh-pengaruh psikologi terhadap siswa.
Levie & Lents mengemukakan
empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu:
a. Fungsi Atensi. Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu
menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi
pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai
teks materi pelajaran. Seringkali pada awal pelajaran siswa tidak tertarik
dengan materi pelajaran atau mata pelajaran itu merupakan salah satu pelajaran
yang tidak disenangi oleh mereka sehingga mereka tidak memperhatikan. Media gambar
khususnya gambar yang diproyeksikan melalui overhead projector dapat
menenangkan dan mengarahkan perhatian mereka kepada pelajaran yang akan mereka
terima. Dengan demikian, kemungkinan untuk memperoleh dan mengingat isi
pelajaran semakin besar.
b. Fungsi Afektif. Media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan
siswa ketika belajar (atau membaca) teks yang bergambar. Gambar atau lambang
visual dapat menggugah emosi dan sikap siswa, misalnya informasi yang
menyangkut masalah sosial atau ras.
c. Fungsi Kognitif. Fungsi kognitif
media visual terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa
lambang visual atau gambar memperlancar pencapaiaan tujuan untuk memahami dan
mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.
d. Fungsi Kompensatoris. Fungsi
kompensatoris media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media
visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah
dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya
kembali. Dengan kata lain, media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasikan
siswa yang lemah dan lambat menerima dan memahami isi pelajaran yang disajikan
dengan teks atau disajikan secara verbal.
Secara umum media pembelajaran
mempunyai kegunaan-kegunaan sebagai berikut:
1. Memperjelas
penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata
tertulis atau lisan belaka).
2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera.
3. Penggunaan
media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak
didik. Sehingga dapat menimbulkan kegairahan belajar; memungkinkan interaksi
yang lebih langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan; dan
memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri menurut kemampuan dan minatnya.
4. Pemusat perhatian siswa.
5. Menggugah emosi siswa.
6. Membantu siswa memahami materi
pembelajaran.
7. Membantu siswa mengorganisasikan
informasi
8. Membangkitkan motivasi belajar siswa
9. Membuat pembelajaran menjadi lebih
kongkret
10. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan
daya indra
11. Mengaktifkan pembelajaran
12. Mengurangi kemungkinan pembelajaran yang
melulu berpusat pada guru
13. Mengaktifkan respon siswa
B.
Prinsip-Prinsip Penggunaan Media
Media pembelajaran digunakan
dalam rangka upaya peningkatan atau mempertinggi mutu proses kegiatan belajar mengajar.
Oleh karena itu harus diperhatikan prinsip-prinsip penggunaan Media pembelajaran yang antara lain:
a. Penggunaan media pengajaran hendaknya dipandang
sebagai bagian yang integral dari suatu sistem pengajaran dan bukan hanya
sebagaialat bantu yang berfungsi sebagai tambahan yang digunakan biladianggap
perlu dan hanya dimanfaatkan sewaktu-waktu dibutuhkan (Usman, 2011).
b. Media pengajaran hendaknya dipandang sebagai sumber
belajar yangdigunakan dalam usaha memecahkan masalah yang dihadapi dalam proses belajar mengajar.
c. Guru seharusnya memperhitungkan untung-ruginya
pemanfaatan suatu media
pembelajaran.
d. Penggunaan media pembelajaran harus diorganisir
secara sistematisbukan sembarang menggunakannya.
e. Jika sekiranya suatu pokok bahasan memerlukan lebih
dari macammedia, maka guru dapat memanfaatkan multimedia yang menguntungkan dan memperlancar
proses belajar mengajar dan juga dapat merangsang siswa dalam belajar.
f.
Tidak
ada suatu media yang terbaik untuk mencapai semua tujuan pembelajaran.
g.
Penggunaan
media harus didasarkan pada tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Dengan demikian pemanfaatan media harus
menjadi bagian integral dari penyajian pelajaran.
h.
Penggunaan
media harus mempertimbangkan kecocokan ciri media dengan karakteristik materi
pelajaran yang disajikan.
i.
Penggunaan
media harus disesuaikan dengan bentuk kegiatan belajar yang akan dilaksanakan
seperti belajar klasikal, kelompok kecil, belajar secara individual dan belajar
mandiri.
j.
Guru
hendaknya kenal betul dengan alat yang akan digunakan. Penggunaan media harus
disertai persiapan yang cukup seperti mempreview media yang akan dipakai,
mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan.
k.
Penggunaan
media harus diusahakan agar senantiasa melibatkan partisipasi aktif peserta.
l.
Media
yang digunakan hendaknya dipilih secara objektif, tidak didasarkan atas
kesenangan pribadi.
m.
Aneka
ragam media
n.
Kepraktisan
dan ketersediaan media.
Prinsip-prinsip pemilihan dan
penggunaan media pembelajaran merujuk pada pertimbangan seorang guru dalam
memilih dan menggunakan media pembelajaran untuk digunakan atau dimanfaatkan
dalam kegiatan belajar-mengajar. Hal ini disebabkan adanya beraneka
ragam media yang dapat digunakan dalam pembelajaran.

semoga bermanfaat :)
BalasHapus